Home Islam & Indonesia Transmisi Hadits Syaikh Mahfuz at-Termasi dalam Kitab “Kifayat al-Mustafid”

[Makalah] Transmisi Hadits Syaikh Mahfuz at-Termasi dalam Kitab “Kifayat al-Mustafid”

62
0
Syaikh Mahfuz at-Termasi (Sumber gambar: http://biografiulamahabaib.blogspot.co.id/2012/10/syekh-mahfudz-at-termasi.html)
Syaikh Mahfuz at-Termasi (Sumber gambar: http://biografiulamahabaib.blogspot.co.id/2012/10/syekh-mahfudz-at-termasi.html)

 

Oleh: Dr. Abdul Malik Ghozali, M.A.

(Dosen Universitas Islam Negeri Raden Intan, Lampung)

 

Ada dua ulama asal Tanah Jawa (Nusantara yang cukup terkenal dan berpengaruh di dua Tanah Suci (Haramain) pada abad ke-14 Hijriyah atau abad ke-19 Masehi. Mereka adalah Syaikh Mahfuz bin ‘Abdillah at-Termasi (wafat 1338 H/1920 M) dan Syaikh Muhammad Nawawi al-Bantani (wafat 1314 H/1896 M). Khususnya Syaikh Mahfuz at-Termasi, bahkan oleh beberapa peneliti disejajarkan dalam keahliannya di bidang qira’at dengan ulama-ulama asal Timur Tengah. Beliau juga lebih dikenal di Tanah Jawa daripada Syaikh Nawawi al-Bantani, menurut sebagian peneliti, terutama dalam bidang ilmu hadits. Pengaruh Syaikh Mahfuz at-Termasi ditengarai menyebar ke tokoh-tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia seperti Syaikh Hasyim Asy‘ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), yang merupakan murid beliau langsung. Menurut Syaikh Yasin al-Fadani, murid-murid Syaikh Mahfuz at-Termasi merupakan ulama-ulama besar Nusantara di abad ke-20 seperti K.H. Muhammad Baqir bin Nur al-Jogjawi al-Makki, K.H. ‘Abdul Muhit bin Ya‘qub Sidoarjo, K.H. Baidhawi bin ‘Abdul Aziz Lasem, K.H. Ma‘sum bin AÍmad Lasem, dan K.H. ‘Abdul Wahhab Hasbullah Jombang.

Tulisan ini bermaksud mengupas karya penting Syaikh Mahfuz at-Termasi yang berjudul Kifayat al-Mustafid lima ‘Ala min al-Asanid, sebuah kitab yang menggambarkan secara utuh transmisi keilmuan beliau selama 45 tahun (dari masa anak-anak hingga akhir hayatnya) mempelajari dan mendalami ilmu-ilmu agama baik di dalam negeri maupun di luar negeri khususnya di Haramain. Kitab Kifayat al-Mustafid lima ‘Ala min al-Asanid sangat penting keberadaannya, apalagi edisi cetak yang peneliti temukan berasal dari naskah yang dimiliki oleh seorang ulama nusantara yang bermukim di Makkah Syaikh Yasin al-Fadani sendiri yang merupakan salah seorang murid Syaikh Mahfud. Tidak hanya itu, kitab yang diterbitkan oleh Dar al Basya’ir Beirut ini di-tashih, di-tahqiq dan dita‘liq oleh Syaikh Yasin, sehingga terasa sentuhan otentisitasnya.

(Catatan redaksi insists.id: makalah ini sudah pernah dimuat di Jurnal ISLAMIA, Vol. X No. 2, Agustus 2016)

Unduh Makalah: Transmisi Hadits Syaikh Mahfudz dalam Kitab Kifayat al-Mustafid

Leave a Reply