Home Saturday Forum Konsep Waktu dalam Filsafat Posmodernis

Konsep Waktu dalam Filsafat Posmodernis

87
0

Dalam semangat modernisme, “waktu” adalah konsep mekanis yang dapat dirumuskan dan dikalkulasikan ilmu fisika. Dari konsep seperti itu, kesadaran dan segala kegiatan manusia ditentukan; jam kerja, jurnalisme harian, transaksi ekonomi, politik antar-bangsa, bahkan sampai prestasi olah raga. Waktu adalah catatan rasional bagi jaminan keberlangsungan kegiatan tersebut berjalan dengan baik.

Ketika semangat zaman di Barat bergeser ke arah posmodernisme, rasionalitas modern digugat secara ekstrim sampai ke titik nihil. Semua klaim kebenaran, baik yang berasal dari agama, ideologi, sains, bahkan bahasa dan waktu, diruntuhkan kepastiannya tanpa tawaran alternatif apa-apa. Posmodernis hanya menyisakan ungkapan kebingungan seperti “pengarang telah mati”, “yang-hadir adalah ketakhadiran itu sendiri”, dan sejenisnya. Konsep waktu turut direlatifkan menjadi sekadar kesadaran tanpa awal dan tujuan, tetapi juga digambarkan senantiasa bergegas menuju ketakpastian karena Kebenaran sudah tak dipercaya.

Peneliti senior INSISTS, Adnin Armas, M.A., akan membahas konsep waktu menurut para filsuf pengusung posmodernisme. Tesis masternya di bidang Pemikiran Islam di International Institute of Islamic Thought and Civilizations (ISTAC), Malaysia, membahas konsep waktu menurut ulama Kalam, Fakhruddin al-Razi. Bagaimana menjadikan pemikiran ulama di masa lampau ini untuk menjawab tantangan posmodernisme? INSISTS Saturday Forum (ISF) pekan ini akan membicarakan hal tersebut.

***
as-salāmu ‘alaykum wa rahmatullāhi wa barakātuh
Hadirilah INSISTS Saturday Forum:

Tema:
“Konsep Waktu dalam Filsafat Posmodernis”

Bersama:
Adnin Armas, M.A.
(Peneliti Senior INSISTS)

Sabtu, 24 Februari 2018
Pkl. 10.00 – 12.00 WIB
Aula INSISTS, Gedung Gema Insani Lt.1
Jl. Kalibata Utara 2 No.84 Jakarta Selatan
Informasi:
Telp: 021-7940381 / WA: 0812 9081 5528

Leave a Reply