Home Artikel Serangan Rasial kepada Keluarga Muslim Inggris

Serangan Rasial kepada Keluarga Muslim Inggris

692
0

Keluarga-keluarga Muslim di Inggris baru-baru ini mengalami serangan ‘teror’. Beberapa hari lalu, sebuah grafiti yang menyerang Islam, dicat di luar rumah sebuah keluarga Muslim di Bingham, Inggris.  Seminggu sebelumnya salib terbungkus daging babi ditinggalkan di depan pintu rumah mereka.

“Anak-anak saya takut dan menangis,”ujar seorang warga Muslim (39 tahun) kepada BBC News Online. “Mereka takut terhadap kehidupan mereka.” Grafiti ofensif itu isinya menyerang Islam dan Allah, dicat di jalan rumah keluarga pada hari Sabtu pagi lalu. Serangan itu bukanlah yang pertama di keluarga yang baru saja pindah ke Bingham Oktober 2012 lalu setelah suaminya pisah rumah dengan dirinya.

Sang suami mengatakan ia sekarang harus bergerak dengan keluarganya untuk melindungi mereka. Ibu (31 tahun) dan dua putranya, delapan dan sepuluh tahun, mengatakan bahwa mereka telah mengalami lima atau enam insiden rasis karena pindah ke Bingham.

Serangan terbaru terjadi tiga minggu lalu ketika keluarga itu menemukan salib terbungkus daging babi diletakkan di depan pintu mereka. ” “Ada ketukan di pintu dan aku pergi untuk membukanya tapi tidak ada orang. Ada salib (diikat dengan seiris daging babi) disandarkan di pintu,” kata sang ayah yang bekerja sebagai agen koleksi pada Royal Bank of Scotland.

“Padahal aku bukanlah seorang Muslim yang ketat (fanatik), jadi ini terjadi pada keluarga saya sebenarnya adalah lelucon.” Ayah Muslim itu percaya bahwa serangan tersebut ditujukan pada istrinya. “Jelas mereka menargetkan istri saya,” katanya. “Aku harus menganggap itu karena cara dia (istriku) berpakaian dengan pakaian tradisional Asia, dengan hiasan kepala tradisional.”

Kepolisian Nottinghamshire mengatakan bahwa mereka meminta dewan untuk menghapus grafiti itu sesegera mungkin.

Permusuhan terhadap Muslim Inggris -yang diperkirakan jumlahnya mencapai hampir 2,5 juta– telah meningkat setelah serangan Bom London 7 Juli 2005.

Data Polisi menunjukkan bahwa 1.200 serangan anti-Muslim dilaporkan di Inggris pada tahun 2010. Sebuah jajak pendapat dari Financial Times, menunjukkan bahwa Inggris adalah negara yang paling mencurigai Muslim. Sedangkan jajak pendapat dari Evening Standard menemukan bahwa cukup besar persentase penduduk London beropini negatif tentang Muslim.

Benci Kejahatan

Seorang anak laki-laki 13-tahun dari Bingham ditangkap berkaitan dengan dengan salib yang ditempel daging babi itu.  Insiden itu bukan pertama bagi anak itu. Ia juga pernah ditangkap dalam kaitan dengan dua insiden lain yang melibatkan keluarga yang sama.

“Dia diduga melakukan pelecehan rasial pada wanita usia 32 tahun pada 3 Desember dan melemparkan batu di jendela mereka pada tanggal 4 Desember lalu,” ungkap sebuah pernyataan polisi. Polisi juga mengatakan ia juga ditangkap sehubungan dengan insiden yang mempengaruhi dua restoran di Bingham.

Pada tanggal 11 Agustus, grafiti rasis dicoretkan pada sebuah ‘restoran Singapura’ di Market Place, dan pada tanggal 31 Oktober batu bata dilemparkan di sebuah ‘restoran Balti’ di Market Place.

Seorang juru bicara Polisi Nottinghamshire memperingatkan terhadap peningkatan tajam dalam kebencian dan serangan rasial. “Kejahatan kebencian benar-benar tidak dapat diterima dalam bentuk apa pun dan Polisi Nottinghamshire mengambil setiap insiden ini dengan sangat serius,” katanya. “Peningkatan patroli telah dipasang untuk memberikan jaminan dan petugas-petugas  telah berdialog dari rumah ke rumah dan bekerja sangat erat dengan para korban untuk memastikan mereka aman.”

Bulan Oktober 2012 lalu, Wakil Perdana Menteri Nick Clegg telah bersumpah untuk mengakhiri kejahatan kebencian agama terhadap umat Islam. Dia juga mengumumkan tambahan £ 214.000 pendanaan untuk gagasan yang disebut Tell Mama (Mengukur Serangan Anti-Muslim) yang dijalankan oleh Faith Matters, kelompok lintas agama.

Seiring dengan pemantauan insiden anti-Muslim, yang juga dilakukan oleh Islamophobia Watch dan Engage and The Islamic Human Rights Commission, Faith Matters juga akan menawarkan layanan pribadi kepada para korban.* (nh/oi).

 

 

Leave a Reply