Home Berita Indonesia Berhutang Pada Pejuang Islam

Indonesia Berhutang Pada Pejuang Islam

73
0

Indonesia Berhutang Pada Pejuang Islam

Keadilan dan Adab di Indonesia serasa semakin gersang seiring dengan banyaknya kejadian-kejadian kekerasan dan tebang pilih yang dilakukan oleh penegak hukum. Adagium tumpul ke atas dan tajam ke bawah sudah bukan lagi menjadi rahasia. Padahal dua kata tersebut tercantum jelas dalam Pancasila.

“Adil dan Adab merupakan kata kunci yang tercantum dalam Pancasila dan menjadi dasar warga Negara untuk mewujudkan Indonesia yang sesuai dengan cita-cita pendiri Indonesia,” terang Dr. Adian Husaini dalam Launching Buku Mewujudkan Indonesia Adil dan Beradab di Hotel Sahid, Surabaya (13/01/2016).

Acara yang dilaksanakan atas kerjasama antara Yayasan Bina Qalam Indonesia, INSISTS, dan Yayasan Dana Sosial Al Falah Surabaya memiliki tujuan untuk menyadarkan kembali apa yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa Indonesia ini.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Sholah, sapaan akrab KH. Salahudin Wahid bertindak sebagai pembedah menyatakan bahwa kata-kata tersebut dirancang oleh perumus yang memiliki pemikiran Islam yang hanif. Hal ini tampak dari sejumlah kata yang tertuang di dalamnya sangat kental dengan istilah-istilah Islam.

“Kalau tidak ada Islam, mana mungkin ada Pembukaan UUD yang sangat Islami, itu kan kata-kata Islam semua di sana,” terang pimpinan pondok pesantren Tebu Ireng tersebut.

Acara ini selanjutnya menjadi awal dari kerjasama antara INSISTS dan Bina Qalam Indonesia dalam penerbitan naskah-naskah yang dibutuhkan oleh umat Islam, sehingga mampu mencerahkan, dan mengarahkan pemikiran sesuai dengan worldview Islam.

Leave a Reply